Berita

Hari Tani Nasional, Polbangtan Gowa Lakukan Penyuluhan Budidaya Kacang Tanah dan Jagung di Maros

Posted by:

Semangat petani dan penyuluh sangat diharapkan untuk sejalan dengan yang dipesankan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sektor pertanian menjadi andalan dan harapan bahkan tulang punggung. Hal ini “Merupakan tanggung jawab bersama dalam menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia dan merupakan kekuatan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku dan pemerhati pembangunan pertanian,” tegas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Olehnya itu, Mentan SYL menggagas Kostratani berbasis BPP di kecamatan untuk mengatasi kendala dan tantangan peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian agar peran dan fungsinya semakin optimal dalam mendukung kinerja pertanian.

Di beberapa kesempatan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi secara khusus menyemangati Penyuluh Pertanian. Ia mengatakan, mereka harus bekerja mendampingi para petani.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) difokuskan pada pengembangan SDM dan kelembagaan petani dengan tujuan untuk mewujudkan SDM pertanian yang kreatif, inovatif, dan berwawasan global, dengen memaksimalkan fungsi dan pesan BPP.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” ucap Dedi.

Dalam rangka Hari Tani Nasional, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melalui UPPM melakukan kegiatan penyuluhan pada Kelompok Tani Timpuseng, Kelurahan Kalabbirang, Kec. Bantimurung Kab. Maros. Rabu, (24/09).

BPP Bantimurung yang menjadi binaan Polbangtan Gowa untuk menjadi BPP Model terus berupaya meningkatkan SDM baik penyuluh maupun petaninya. Kepala UPPM Polbangtan Gowa, Drs. Aminuddin Saade, M.Si, membuka acaranya dengan memperkenalkan maksud dan tujuan Tim hadir di Kabupaten Maros. 

Aminuddin, juga mengucapkan terima kasih kepada pemda setempat, penyuluh dan petani yang hadir. Utamanya peserta yang sebagian besar petani milenial sebagai penerus tongkat estafet dalam membangun pertanian.

Lurah Kalabbirang, Muhammad Hasan, SE sebagai pejabat pemerintah daerah Kelurahan Kalabbirang, menyambut baik kehadiran Tim Polbangtan Gowa diwilayah kerjanya dengan melakukan penyuluhan. Terima kasih untuk mau membantu dalam mengembangkan dan meningkatkan Pengetahuan Sikap dan Keterampilan petaninya. Berharap kegiatan penyuluhan seperti ini terus berlanjut di wilayah kerjanya,” ungkap Muhammad.

Sedangkan materi penyuluhan tentang Budidaya kacang tanah dan jagung, dibawakan oleh Bapak Ir. Faisal Hamsah, MP dan Ramli, Sp., MP. Dosen Polbangtan Gowa. Isi materi yang disajikan adalah terkait proses awal pertanaman, pemeliharaan sampai dengan peningkatan produksi dengan mempertimbangkan tingkat kesuburan tanah. Dilanjutkan dengan diskusi berupa tanya jawab antara narasumber dan petani. 

Ini membuktikan bahwa pertanian tidak berhenti, guna memenuhi pangan 267 juta jiwa penduduk Indonesia. (MUZ).

0
  Related Posts
  • No related posts found.