Berita

Isi Masa Libur Pandemi, Mahasiswa Polbangtan Gowa Magang Mandiri di KP Limbung

Posted by:

Kementerian Pertanian(Kementan) melalui Badan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) telah melaksanakan pendidikan vokasi di 6 Politeknik Pembangunan Pertanian dan 1 Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia serta 3 Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan. Ditengah pendemi Covid 19 ini sektor pertanian menjadi ujung tombak dalam ketahanan pangan, untuk itu diperlukan sumer daya manusia yang berkualitas yang mampu terus menggerakkan dan mengembangkan pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dibeberapa kesempatan menyampaikan, pangan Indonesia tidak boleh bermasalah karena ada 267 juta jiwa yang membutuhkan pangan.

“Era generasi milenial saat ini adalah era dimana orang indonesia tidak boleh miskin, rata-rata orang indonesia harus menjadi kaya bahkan menjadi sangat kaya. Hal ini harus terjadi karena generasi milenial berada di era yang segala sesuatnya telah tersedia. Dunia meraka dalam genggaman, semua bisa diakses melalui kemajuan teknologi. Maka kalau mau menjadi kaya masuklah ke dunia pertanian dimana negara indonesia memiliki sumber daya pertanian yang sangat potensial dan tidak dimiliki oleh negara lain,” pesan Mentan Syahrul.

Bicara pendidikan kedepan perlu dilakukan perbaikan-perbaikan ke arah yang lebih baik. Teori yang selama ini mendominasi pendidikan perlu diganti dengan praktek yang disinergikan dengan teori. Pendidikan vokasi mengajarkan keterampilan yang menyatukan intelektual sistem dengan manajemen praktis yang harus dilakukan. Tak hanya itu Pendidikan vokasi juga menanamkan karakter yang didapatkan dari pengalaman dan pendekatan perilaku.
Kepala BPPSDMP, Prof. Dedi Nursyamsi menambahkan pendidikan vokasi dilakukan oleh Kementeerian Pertanian untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator. Berbagai upaya dilakukan untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator. Pemberian pengakuan atas kompetensi yang dimiliki petani milenial. Pelatihan kerja yang dilakukan oleh mahasiswa (PKL) dan mahasiswa tingkat akhir (magang) sebagai upaya persiapan memasuki DUDI, Upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa/siswa melalui pelatihan dan seminar. Tak hanya itu Kementan juga meningkatkan sarana penunjang proses pembelajaran siswa/mahasiswa dan Kerjasama dengan DUDI maupun instansi pendidikan lain untuk meningkatkan Semoga dengan segala upaya Kementan, dapat lahir generasi milenial yang dapat melanjutkan tongkat estafet pembangunan pertanian”, kata Dedi.
Apa yang di pesankan Mentan Syahrul dan Kepala BPPSDMP Prof. Dedi, Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, kegiatan magang mandiri dilakukan bagi mahasiswa jenjang Diploma III pada program studi budidaya ternak.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) atau Kebun Percobaan (KP) Limbung yang berlokasi di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa adalah merupakan tempat magang mandiri mahasiswa Polbangtan Gowa. Berbagai kegiatan dilakukan mahasiswa, diantaranya manajemen pemeliharaan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB), managemen pemeliharaan sapi, manajemen pemeliharaan kambing, pemeliharaan hijauan makanan ternak dan budidaya tanaman.
Semua kegiatan dilaksanakan dan dipantau oleh pegawai dan thl yang bertanggung jawab dibidangnya masing-masing. Kata Muh. Agus Salim mahasiswa Polbangtan Gowa jenjang D III. Agus, ditemani 10 orang rekannya yang ditempatkan sesuai arahan drh. Aminah selaku Kepala Kordinasi Mahasiswa magang. Selasa, (07/07).

Mahasiswa Tingkat II Polbangtan Gowa diberikan pengarahan agar mengisi masa libur dengan melakukan magang atau kerja nyata serta diberikan bimbingan oleh Pak Taufik dan Ibu Urfi selaku dosen dan ketua prodi D III budidaya ternak. Oleh karena itu kami selaku mahasiswa berinisiatif melakukan magang mandiri di perusahaan ataupun instansi yg memiliki ternak untuk mengukur kemampuan kami serta menggali lebih banyak ilmu dilapangan utamanya tentang ternak,” ungkap Agus.

Setelah melalui bimbingan dan persetujuan dari dosen dan ketua jurusan, kami memilih BPTP Limbung sebagai lokasi magang mandiri. Selama 2 bulan kedepan terhitung mulai tgl 7 juli sampai dengan tgl 4 September, suasana di tempat magang kali ini sungguh kerja nyata dimana kami mulai bekerja di pemeliharaan mulai pukul. 07.00 istirahat makan siang dan lanjut disore hari pkl 02.00- 5.40 WITA dan dirolling setiap minggunya.
Kepala BPTP atau KP Limbung Dr. Ir. Rika Haryani, M.Si menerima dan mengapresiasi mahasiswa Polbangtan Gowa karena memilih tempat magang di BPTP limbung serta mengapresiasi mahasiswa dimana selama 2 minggu magang di bptp kebersihan lingkungan bptp terjaga dgn baik serta setiap hari jum’at selalu melakukan kerja bakti bersama pegawai serta thl di BPTP. Berharap kedepannya BPTP Limbung tetap memiliki kerjasama dalam penempatan magang mahasiswa Polbangtan Gowa,” kata Rika.

Wakil Direktur I Polbangtan Gowa Bidang Akademik dan kerjasama Dr. Kartika Ekasari, mengatakan magang mandiri yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari kurikulum yang telah ditetapkan. Mahasiswa jenjang DIII ini melaksanakan magang mandiri selama 2 bulan dan ditempatkan pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Mereka kami harapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama stake holder yang ada di tempat magang. Sehingga nantinya mahasiswa punya pengalaman dan tambahan ilmu. Sehingga apa yang diharapkan Kepala BPPSDMP Kementan untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator, bisa terwujud,” pungkas Ekasari. (MUZ).

0
  Related Posts
  • No related posts found.