Berita

Jadi Binaan Polbangtan Gowa, BPP Barebbo Dinilai Tepat Jadi BPP Model Kostratani

Posted by:

Bertempat di BPP Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melakukan Sosialisasi Program Pengawalan dan Pembinaan BPP Model untuk Wilayah Kordinasi Polbangtan Gowa. (23/07).

Dr. Syaifuddin selaku Direktur Polbangtan Gowa juga telah menetapkan BPP Barebbo sebagai BPP Model binaan Polbangtan Gowa selain BPP Bantingmurung di Kabupaten Maros.

Polbangtan Gowa telah ditugaskan untuk membina 2 BPP sebagai BPP Model yang salahsatu programnya adalah untuk meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi penyuluh yang ada di BPP tersebut.

Dalam sosialisasi ini, Syaifuddin menjelaskan tujuan pembangunan pertanian yang intinya akan menyediakan pangan untuk 267 juta jiwa, meningkatkan ekspor hingga 3 kali lipat dan peningkatan kesejahteraan petani sehingga akan meningkatkan produktifitas melalui Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).
“Tidak hanya sebagai pengembangan SDM, BPP Model juga adalah alat dalam memberdayakan BPP, peningkatan sarana dan prasarana, serta sebagai proyeksi dari BPP yang telah mengimplementasikan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan mereka” kata Syaifuddin.

Direktur Polbangtan menambahkan bahwa Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Kami berharap Kostratani ini dapat berperan sebagai pusat data informasi, pusat Gerakan pembangung pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring kemitraan sehingga tujuan pembangunan pertanian tercapai sesuai dengan harapan kita semua tegas Syaifuddin.

Kegiatan yang dihadiri oleh 29 orang yang terdiri dari Pemda, Kapolsek, Danramil, dan Penyuluh yang berada di kabupaten Bone ini mendapat sambutan hangat.
Menurut Sekdistan Bone Ir. H. Andi Muh Rizal, M.Si, pemilihan BPP Barebbo sebagai BPP model adalah pilihan yang tepat dikarenakan BPP ini sangat aktif dan produktif sekalipun pada saat pandemi covid-19, selain itu pembinaan BPP Model adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan utamanya dalam pengembangan serta peningkatan kualitas sdm yang ada di BPP Barebbo.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menginginkan program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) diharapkan akan lebih cepat menggerakkan pembangunan pertanian pedesaan menuju pertanian maju, mandiri dan modern.

“Peran itu nantinya digerakkan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat pelaksanaan Kostratani dengan mengefektifkan penyuluhan dan meningkatkan keahlian para penyuluh pertanian,” ujarnya di Makassar beberapa waktu lalu.
Menurut SYL, Kostratani didesain agar bisa mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lokal yang bisa mengungkit pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dedi Nursyamsi, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) mengharapkan Kostratani berperan menjadi pengungkit 7% produktifitas pertanian melalui BPP di tingkat kecamatan, selaku lokus pembangunan pertanian di tingkat kecamatan, tempat bernaungnya penyuluh bersama 16 fungsional di BPP.

Kementan khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) berupaya meningkatkan peran Kostratani menjadi pusat data dan pusat gerakan pembangunan pertanian, sehingga dapat mendukung petani meningkatkan produktifitas pertanian.”Kebijakan pusat pada gerakan pemberdayaan petani terpadu berbasis teknologi informasi diimplementasikan pada AOR Kostratani, sekaligus menarik minat generasi milenial yang akrab dengan IT, sehingga tertarik kembali ke sektor pertanian,” katanya.

0
  Related Posts
  • No related posts found.