Berita

Mahasiswa Pendamping Asal Polbangtan Gowa Tiba di Lokasi Food Estate, PEMDA: Terima Kasih dan Mari Bahu Membahu Membangun Sumba Tengah

Posted by:

Kementerian Pertanian menetapkan pengembangan kawasan food estate sebagai salah satu arah kebijakan pembangunan pertanian yang salah satunya terletak di Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur.

Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian berkomitmen akan memaksimalkan semua aspek agar pendampingan yang diberikan terhadap petani di Food Estate bisa berjalan maksimal, salah satunya lewat pembentukan Tim Pendampingan/Detasharing Food estate.

Polbangtan Gowa sebagai UPT Pendidikan di bawah Badan PPSDMP Kementerian Pertanian juga terlibat dalam kegiatan pendampingan food estate yang terletak di Kabupaten Sumba Tengah, NTT. Sebanyak 30 mahasiswa Polbangtan Gowa akan terlibat dalam pendampingan food estate pada periode pertama pada bulan April hingga Juli mendatang. Selain itu, kegiatan pendampingan juga diintergrasikan dengan Praktik Kerja Lapang (PKL) II selama 40 hari sebagai penerapan program merdeka belajar dan kampus merdeka yang merupakan program besutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah melalui Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan mengadakan pertemuan dalam rangka penerimaan rombongan mahasiswa pendampingan food estate Polbangtan Gowa yang dihadiri oleh Sekertaris Dinas Pertanian yaitu Yance Landukara, S.Sos didampingi Kabid. Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Sakharias Banunaek, SP, Drs. Aminuddin Saade, selaku Ketua Panitia pendampingan beserta dosen dan mahasiswa Polbangtan Gowa, bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumba Tengah, NTT pada hari Selasa, 20 April 2021.

Dalam sambutan pembukanya, Yance Landukara menyampaikan ucapan terima kasih dari Pemerintah Sumba Tengah kepada Direktur dan seluruh sivitas akademika Polbangtan Gowa atas kontribusinya pada program food estate. “Kabupaten Sumba Tengah adalah kabupaten termiskin di Nusa Tenggara Timur sehingga pentingya kita semua untuk melakukan optimalisasi seluruh sektor yang ada di sini sebagai upaya membangun kabupaten Sumba Tengah. Marilah bahu membahu membangun wilayah ini, tidak ada jarak dalam berkomunikasi dengan masyarakat sekitar karena kita semua bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.” ujarnya.

“Tak lupa pula besar ucapan terima kasih kami kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo karena telah mengerahkan seluruh potensi yang dimilikinya dalam mensukseskan food estate di wilayah Sumba Tengah. Besar harapan kami mahasiswa dapat memberikan dan menerapkan inovasi-inovasi serta transfer pengetahuan kepada masyarakat dalam upaya membangun sdm serta pertanian di wilayah kami” sambung bapak Yance selaku Sekdis Pertanian.

Aminuddin Saade selaku Ketua Panitia juga berharap agar pemerintah dapat berkolaborasi sehingga melahirkan kerjasama yang dinamis dengan mahasiswa sehingga tujuan dari program ini dapat tercapai bersama dalam membangun pertanian negeri dan mensukseskan program food estate di Sumba Tengah.

Selama 3 (tiga) bulan, para mahasiswa akan mengabdikan diri di wilayah Food Estate Kabupaten Sumba Tengah, baik dengan melakukan kegiatan pendampingan, pengawalan, pengabidan masyarakat, penyuluhan, transfer pengetahuan dan inovasi, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mengoptimalkan sdm serta sektor pertanain yang ada di Wilayah Sumba Tengah.

0
  Related Posts
  • No related posts found.