Berita

Tambah Wawasan, Lima Mahasiswa Polbangtan Laksanakan Magang Mandiri di Bone

Posted by:

Kementerian Pertanian(Kementan) melalui Badan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) telah melaksanakan pendidikan vokasi di 6 Politeknik Pembangunan Pertanian dan 1 Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia serta 3 Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan. Ditengah pendemi Covid 19 ini sektor pertanian menjadi ujung tombak dalam ketahanan pangan, untuk itu diperlukan sumer daya manusia yang berkualitas yang mampu terus menggerakkan dan mengembangkan pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dibeberapa kesempatan menyampaikan, pangan Indonesia tidak boleh bermasalah karena ada 267 juta jiwa yang membutuhkan pangan.

“Era generasi milenial saat ini adalah era dimana orang indonesia tidak boleh miskin, rata-rata orang indonesia harus menjadi kaya bahkan menjadi sangat kaya. Hal ini harus terjadi karena generasi milenial berada di era yang segala sesuatnya telah tersedia. Dunia meraka dalam genggaman, semua bisa diakses melalui kemajuan teknologi. Maka kalau mau menjadi kaya masuklah ke dunia pertanian dimana negara indonesia memiliki sumber daya pertanian yang sangat potensial dan tidak dimiliki oleh negara lain,” pesan Mentan Syahrul.

Kepala BPPSDMP, Prof. Dedi Nursyamsi menambahkan pendidikan vokasi dilakukan oleh Kementeerian Pertanian untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator. Berbagai upaya dilakukan untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator. Pemberian pengakuan atas kompetensi yang dimiliki petani milenial. Pelatihan kerja yang dilakukan oleh mahasiswa (PKL) dan mahasiswa tingkat akhir (magang) sebagai upaya persiapan memasuki DUDI, Upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa/siswa melalui pelatihan dan seminar. Tak hanya itu Kementan juga meningkatkan sarana penunjang proses pembelajaran siswa/mahasiswa dan Kerjasama dengan DUDI maupun instansi pendidikan lain untuk meningkatkan Semoga dengan segala upaya Kementan, dapat lahir generasi milenial yang dapat melanjutkan tongkat estafet pembangunan pertanian”, kata Dedi.
Apa yang di pesankan Mentan Syahrul dan Kepala BPPSDMP Prof. Dedi, Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, kegiatan magang mandiri dilakukan bagi mahasiswa jenjang Diploma III pada program studi budidaya ternak.
Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak serta UPT Pelayanan Inseminasi Buatan dan Produksi Semen, di Puca, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros menjadi tempat kegiatan magang mandiri mahasiswa Polbangtan Gowa. Senin (06/07).

Mahasiswa Tingkat II Polbangtan Gowa diberikan pengarahan agar mengisi masa libur dengan melakukan magang atau kerja nyata serta diberikan bimbingan dosen dan ketua prodi D III budidaya ternak. Oleh karena itu kami selaku mahasiswa berinisiatif melakukan magang mandiri di perusahaan ataupun instansi yg memiliki ternak untuk mengukur kemampuan kami serta menggali lebih banyak ilmu dilapangan utamanya tentang ternak,” ungkap Fikram.

Bersama 5 rekan mahasiswa lainnya, kami memanfaatkan waktu luang di tengah pandemi Covid -19 dan berinisiatif melakukan Magang Mandiri untuk menambah wawasan dan pengalaman kami di lapangan. Selain itu, selama pandemi Covid-19 perkuliahan hanya di lakukan secara daring jadi dengan melakukan magang ini kami mendapatkan ilmu praktek langsung di lapangan yang seharusnya dilakukan di kampus akan tetapi tertunda akibat pandemi Covid- 19. Dimana kami melakukan berbagai kegiatan yang dilakukan di UPT IB ,HMT dan Pembibitan Ternak mulai dari manajemen pakan pada ternak, pemeliharaan Pembibitan, vaksinasi, pengambilan sampel darah, Inseminasi buatan dan penampungan serta pengelolaan limbah peternakan,” urai Fikram.
Bapak Set Pasino selaku koordinator seksi pembibitan ternak, mengatakan mahasiswa kami berikan fasilitas kepada yang ingin belajar dan berproses di tempat kami baik itu pada bagian inseminasi buatan (IB) Hijauan pakan ternak dan Pembibitan ternak agar dapat dengan nyaman melakukan segala kegiatan di lapangan, bagaimana Mahasiswa mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik di lingkungan terhadap petugas dan staf di lapangan agar serta segala ilmu yang didapatkan nantinya bisa ia manfaatkan untuk dirinya sendiri sebagai penunjang masa depan mereka dan masyarakat dimana ia di tempatkan nantinya.

Wakil Direktur I Polbangtan Gowa Bidang Akademik dan kerjasama Dr. Ir. Kartika Ekasari Z, M.Si, mengatakan magang mandiri yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari kurikulum yang telah ada. Mahasiswa jenjang DIII ini melaksanakan magang mandiri selama 2 bulan dan ditempatkan pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Mereka kami harapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama stake holder yang ada di tempat magang. Sehingga nantinya mahasiswa punya pengalaman dan tambahan ilmu. Sehingga apa yang diharapkan Kepala BPPSDMP Kementan untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator, bisa terwujud,” pungkas Ekasari. (MUZ).

0
  Related Posts
  • No related posts found.