Berita

Tenaga Teknis Kampus II Polbangtan Gowa dan Siswa SMK Lakukan Nekropsi di Kandang Close House

Posted by:

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) akan fokus menggenjot pengembangan SDM pada bidang pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa gerakan pengawasan keamanan dan mutu pangan merupakan salah satu akselerasi dalam mempertangguh sektor pertanian. Hal tersebut, menurutnya, menjadi hal penting di tengah pelemahan ekonomi pasca-COVID-19.

Selanjutnya Syahrul Yasin Limpo menilai pola kemitraan usaha ayam potong (broiler) memberikan perlindungan kepada peternak. Melalui kemitraan usaha, peternak mendapatkan jaminan kepastian usaha dan risiko terhadap fluktuasi harga.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Pertanian bertranformasi dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern dan Era Industri 4.0, yang memiliki ciri penggunaan teknologi informasi dan internet para pelaku usaha pertanian.

Salah satunya, kegiatan yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa dalam salah satu TEFA (teaching farm) yang terdapat di Kampus II Polbangtan Gowa. 

Bertempat di depan Kandang Close House Koperasi Kusuma Polbangtan Gowa, Kabupaten Bone. Drh. Sri Wahyuni bersama Pak Ali Ma’Shum beserta siswa peternakan SMK 9 Bone melakukan kegiatan nekropsi yaitu pembedahan pada ternak unggas khusunya ayam pedaging yang terdapat dalam kampus, Senin (29/04). 

Dalam pengertian umum, nekropsi adalah suatu tindakan investigasi medis untuk mengidentifikasi sebab-sebab kematian. Dalam masyarakat umum lebih mengenal nekropsi dengan istilah otopsi atau autopsi. Untuk bisa mengetahui tentang sebab-sebab dari kematian unggas tersebut, maka salah satu tindakan yang dapat dilakukan yaitu dengan nekropsi.

Nekropsi atau bedah bangkai unggas merupakan tindakan yang sangat penting untuk menegaskan diagnosa penyakit. Nekropsi ini dapat dilakukan oleh dokter hewan, petugas kesehatan hewan, peternak atau pemilik ternak. Kebetulan pada kesempatan kali ini, siswa Peternakan SMK 9 sedang melakukan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) selama kurang lebih 7 Minggu di kampus II Polbangtan Gowa” ujar sri wahyuni.

Selanjutnya Pak Ali menambahkan “kami melakukan kegiatan nekropsi pada Ayam Pedaging dengan tujuan pengenalan organ Anatomi sebagai sarana pembelajaran siswa dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan siswa dalam bidang peternakan khususnya tata cara pembedahan dan pengenalan organ Anatomi pada ternak unggas”.

Setelah penyampaian materi dari drh. Sri Wahyuni, selanjutnya siswa melakukan teknik nekropsi unggas di depan kandang Close House Polbangtan Gowa. Siswa juga ikut langsung untuk melaksanakan dan mengerjakan nekropsi, sekaligus ditugaskan untuk bisa mengidentifikasi organ beserta penyakitnya.

Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan kepada siswa yang terlibat terkait pengenalan organ anatomi unggas dan sebisa mungkin dapat juga dilaksanakan untuk mahasiswa Polbangtan Gowa khususnya jurusan peternakan sehingga kedepannya dapat menerapkannya dalam dunia keprofesian (uni).

0
  Related Posts
  • No related posts found.