Berita

8 Mahasiswa Polbangtan Gowa Magang Mandiri di Kandang Close House Kampus II Berkapasitas 20.000 Ekor

Posted by:

Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, kegiatan magang mandiri dilakukan bagi mahasiswa jenjang Diploma III pada program studi budidaya ternak.

Lebih lanjut Wakil Direktur I Polbangtan Gowa Bidang Akademik dan kerjasama Dr. Kartika Ekasari, mengatakan magang mandiri yang dilakukan mahasiswa merupakan bagian dari kurikulum yang telah ditetapkan. Mahasiswa jenjang DIII ini melaksanakan magang mandiri selama 2 bulan dan ditempatkan pada dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone menjadi tempat kegiatan magang mandiri mahasiswa Tk. II prodi budidaya ternak Polbangtan Gowa.

Fatwa bersama 7 rekannya, yakni Siti H., Nabila B., Ismawati, Natiara, A. Boby, Ahmad K., dan Ikhwan S. Mahasiswa Tingkat II Polbangtan Gowa diberikan pengarahan agar mengisi masa libur dengan melakukan magang atau kerja nyata serta diberikan bimbingan oleh Pak P. Tandi Balla, Pak Sumang, dan Ibu Urfi selaku dosen dan ketua prodi D III budidaya ternak.

Mentan Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kepada seluruh jajaran Kementan agar tidak mundur dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19. Kementan juga harus memastikan stabilisasi harga bahan pangan dalam waktu yang cepat, masyarakat tidak boleh disulitkan dengan harga pangan yang melonjak. “Caranya kita harus menjaga kerja sama dengan stakeholder lain dan terus meningkatkan komunikasi. Kalau melihat data dari 11 komoditas utama yang ada
Kepala Badan PPSDMP Prof. Dedi Nursyamsi, mengungkapkan protein hewani asal ternak memiliki posisi penting karena akan menentukan kualitas sumberdaya manusia sebagai ‘agen perubahan’.Protein hewani asal ternak dapat bersumber dari daging, telur dan susu. Lebih lanjut Dedi mengatakan, telur dan daging ayam saat ini merupakan sumber protein hewani yang mudah dijangkau, mudah dipelihara dan murah harganya

Kegiatan yang dilakukan selama magang di CH Polbangtan Gowa yaitu terdiri dari pemberian pakan untuk ternak, perawatan sekam, pembersihan BCF, dan ikut serta dalam pelaksanaan panen, pesan dan kesan selama mengikuti kegiatan tersebut, sebelumnya kami selaku mahasiswa sangat berterimakasih atas diterimanya kami magang di tempat ini dengan sangat baik, kegiatan yang dilakukan juga sangat membantu dalam proses pembelajaran kami di lapangan terkhusus ternak unggas (ayam broiler), dalam pemeliharaan tersebut yang kami dapatkan yaitu tentang bagaimana cara merawat ternak ayam dengan baik, dan ini merupakan pengalaman pertama bagi kami dalam melaksanakan kegiatan magang mandiri, selain itu kami juga diberi tahu tentang cara menggunakan alat-alat perkandangan” ujar Fatwa.
Close House Koperasi Kusuma Polbangtan Gowa yang berdiri di atas bangunan berukuran 120 x 12 m merupakan bangunan berupa kandang (close broiler) pedaging dengan populasi 20.000 ekor yang berlokasi di Kampus II Polbangtan Gowa, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone melakukan panen perdana periode ke-VIII pada Hari Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 23.00 WITA.

Pemanenan ayam broiler perdana ini pada umur 23 hari dengan bobot 10.5-12.5 kg/ekor ayam sebanyak 1500 ekor oleh bakul RPA (Rumah Pemotongan Ayam) dari BSB (Bintang Sejahtera Bersama dan bobot 12.0-13.3 kg/ekor ayam sebanyak 1000 ekor oleh bakul pak Ismail dibantu oleh THL Kampus II Polbangtan Gowa dan mahasiswa magang mandiri Tk. II prodi budidaya ternak.

“Alhamdulillah CH. Koperasi Kusuma Polbangtan sudah beroperasi selama setahun telah melewati suka duka selama di sini. Namun, sebelum itu kami ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan kerja THL Polbangtan Gowa khususnya di Bone atas partisipasi dan kerja samanya selama ini”, ungkap Aman.
Sampai panen hari ini, total ayam yang mati sebanyak 400 ekor atau mortalitas sebesar 2% dari total populasi yakni 20.000. Hal ini disebabkan oleh faktor utama, yaitu “genetik (afkir) dan pengaruh peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau pada minggu ke-1 sampai pertengahan minggu ke-2 pada bulan Juli pada saat DOC masuk ke kandang sehingga membuat ayam menjadi stres dan dehidrasi yang mengakibatkan ayam menjadi kanibal dengan mematok ayam lain.

“Selama 1 tahun di sini, banyak memberikan kesan positif bagi saya pribadi. Ilmu dan pembelajaran mengenai tata cara perawatan dan pemeliharaan ayam broiler awalnya sangat awam bagi saya. Saya banyak belajar kerja sama, kerja keras, tanggung jawab. Ada rasa tersendiri diberi kepercayaan dan kesempatan mengoperasikan kandang close dengan populasi 20.000 ekor. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih. Tentu, banyak doa dan pengharapan untuk CH. Koperasi Kusuma Polbangtan, semoga kedepannya makin maju dan berhasil”, ujar Surahman.

0
  Related Posts
  • No related posts found.