AIBI Jajaki kesiapan TEFA Polbangtan Gowa Untuk Menjadi Inkubator Bisnis

Bagikan Info

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian terus berkomitmen dalam mewujudkan regenerasi petani melalui program penumbuhan kewirausahaan muda bidang pertanian. Salah satu upaya tersebut melalui optimalisasi dan pengembangan Teaching Factory (TEFA) menjadi inkubator agribisnis di lingkup lembaga pendidikan vokasi pertanian.

Pengembangan TEFA tersebut diharapkan bisa menjadi wadah pemenuhan kompetensi peserta didik dan tempat berlatih (Inkubator Bisnis) untuk menjadi wirausaha. Untuk menyiapkan hal tersebut, BPPSDMP melalui program YESS bersama Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) melakukan kunjungan lapangan ke Kampus Polbangtan Gowa (03/11/2022).

TEFA Polbangtan Gowa rencananya akan dijadikan salah satu pusat Inkubator Bisnis BPPSDMP Kementerian Pertanian. Tim AIBI yang dipimpin oleh Profesor Hadi Karia Purwadaria yang juga merupakan guru besar Institute Pertanian Bogor mengunjungi lokasi TEFA Polbangtan Gowa untuk melihat kesiapan dan kelayakan sarana maupun alat dan mesin pembuatan berbagai produk coklat milik Polbangtan Gowa. Kunjungan Tim AIBI diharapkan akan melahirkan rekomendasi untuk kesiapan TEFA Polbangtan Gowa menjadi pusat incubator bisnis bagi para calon pengusaha milenial bidang pertanian.

Pada sesi diskusi Prof. Hadi menyampaikan konsep dan pengembangan Inkubator Bisnis Teknologi.
Ia menjelaskan bahwa inkubator Bisnis sebagai sebuah lembaga intermediasi, yang melakukan proses inkubasi terhadap pemula berbasis teknologi yang disebut tenant, client incubator, atau inkubasi dalam suatu bangunan fisik untuk ruang usaha yang dimiliki oleh lembaga inkubator bisnis.


Bagikan Info