Berita

Baksos Saat Pandemi, Mahasiswa Polbangtan Gowa Bagi Sayuran ke Masyarakat Jeneponto

Posted by:

Kepedulian diperlihatkan mahasiswa Polbangtan Gowa kepada masyarakat yang sedang menghadapi pandemi Covid-19, khususnya di Jeneponto. Mahasiswa membagikan sayuran untuk masyarakat.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin limpo (SYL), di masa pandemi, produksi pertanian harus terus berlangsung.

“Dalam kondisi apapun, pertanian tidak boleh berhenti. Pertanian harus terus berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa dukungan generasi milenial terhadap pembangunan pertanian mutlak dilaksanakan.

“Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan dukungan penuh terhadap petani milenial untuk memajukan pertanian menuju pertanian maju, mandiri dan modern,” tegas Dedi.

Sebagai generasi milenial, mahasiswa tingkat 3 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melakukan magang di kebun sayur di Desa Bontotiro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Selama masa magang, mereka bersama petani melaksanakan proses pertanian mulai dari budidaya, pemeliharaan tanaman hingga proses panen dan packaging.

Kegiatan magang bertujuan untuk menanamkan jiwa sosial mahasiwa secara nyata, melatih mahasiswa peduli dan mampu berkomunikasi dalam kehidupan masyarakat secara langsung.

Hasil panen sayur mereka kemas menjadi 1500 kantong dan dibagikan kepada masyarakat desa.

“Kami melakukan packing beberapa jenis sayur dengan dibantu warga untuk di bagikan ke warga desa. Ini sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat serta bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di tengah pandemi yang belum usai melalui baksos,” ungkap salah seorang mahasiswa Polbangtan Gowa yang melakukan magang.

0
  Related Posts
  • No related posts found.