Dalam upaya meningkatkan kapasitas pengetahuan anggota brigade pangan, Polbangtan Gowa menggelar bimbingan teknis secara serentak pada 5 kabupaten di Sulawesi Selatan, Senin (28/7/2025).
Salah satu kabupaten yang juga melaksanakan bimbingan teknis yakni Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang tersebar pada 5 lokasi dan diikuti sebanyak 315 anggota brigade pangan.
Staf Ahli Menteri bidang percepatan Produksi Pertanian Muhammad Arsyad yang hadir memberikan arahan menyampaikan bahwa brigade pangan merupakan salah satu program strategis yang kokoh dan terorganisir, dibentuk sebagai kekuatan utama dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta menambah indeks pertanaman melalui percepatan tanam dan pengelolaan lahan secara optimal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani dan pelaksana lapangan mengenai manajemen usaha tani, akses permodalan, literasi keuangan, serta penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan merupakan sarana untuk mentransfer keterampilan (skill) secara langsung kepada pelaku utama di lapangan,” Jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa brigade pangan juga perlu menjaga dan membina hubungan kerja sama yang baik dengan para mitra strategis seperti penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, dan mitra usaha. Seluruh rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat dan memajukan program-program strategis Kementerian Pertanian.

Senada dengan Staff Ahli Menteri, Wakil Direktur III Polbangtan Gowa Kisman A. Arsyad menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis (bimtek) diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan program Brigade Pangan, karena bimtek ini berperan penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapan pelaksana di lapangan.
“Keberhasilan kegiatan bimtek ini sangat menentukan suksesnya program Brigade Pangan, karena menjadi fondasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan para pelaksana,” Pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Sidrap Ibrahim yang turut hadir dalam bimtek menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sidrap telah mengambil langkah strategis dan terpadu untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional melalui investasi infrastruktur irigasi, teknologi pertanian, pelatihan intensif, dan mekanisasi.
“Sidrap bertransformasi menjadi lumbung pangan modern di Sulawesi Selatan dan memberikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia untuk memperkuat sinergi dalam penerapan IP 300, yaitu menanam tiga kali setahun (sebelumnya dua kali). Pendekatan komunitas petani, seperti Brigade Pangan dan penyuluhan intensif, memperkuat kapasitas lokal,” Pungkasnya.

