Berita

Direktur Polbangtan Gowa Komitmen Lahirkan Petani Muda Asal Kabupaten Bantaeng

Posted by:

Komitemen lahirkan petani muda asal Bantaeng, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Dr. Syaifuddin lakukan kunjungan kordinasi ke Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng.

Dalam kunjungannya, Dr. Syaifuddin diterima Sekertaris Dinas Pertanian, Mahyuddin (20/01). Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Polbangtan Gowa berupaya melahirkan petani muda asal Bantaeng dengan melaksanakan bimbingan teknis dan program Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Dr. Syaifuddin mengatakan Petani dan Penyuluh adalah aset yang perlu mendapat prioritas dalam penyusunan perencanaan program pembangunan pertanian supaya menjadi lokomotif, penggerak dan pelopor yang inovatif, kreatif, profesional, mandiri, mampu bersaing, dan berwawasan global.

Untuk mewujudkan upaya peningkatan kapasitas petani dan Penyuluh bidang Pertanian, diperlukan instrumen program yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan yang berbentuk Petunjuk Teknis Bimbingan Teknis peningkatan kapasitas bagi Petani dan penyuluh.

Sementara, untuk menumbuhkan minat generasi muda melalui penumbuhan Kelompok Usaha Bersama (KUB) petani muda untuk mengembangkan daya nalar dan analisisnya dalam memecahkan permasalahan atas fenomena yang ada, jelas Syaifuddin.

Kementerian Pertanian saat ini terus menggenjot peningkatan kompetensi dan kualitas SDM bidang pertanian seperti petani muda dan penyuluh pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meyakini generasi milenial atau petani milenial yang terjun di sektor pertanian, berpeluang memiliki kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. “Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia maka dunia dalam genggaman kalian,” ujar SYL optimis.

Sejalan dengan SYL, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi tak hentinya memberikan motivasi kepada para petani milenial.

“Dalam masa Covid-19 ini, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha pertanian milenial khususnya di bidang produksi on-farm,” terang Dedi.

Dedi Nusyamsi mengajak kaum milenial Indonesia tidak gengsi untuk terjun ke dunia pertanian. Menurut Dedi, pertanian adalah sektor prioritas dengan jumlah pintu pasar paling banyak di dunia. Sehingga peluang usaha untuk ekspor produk pertanian sangat menjanjikan.

0
  Related Posts
  • No related posts found.