Berita

Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Polbangtan Gowa Bangun Toko Tani

Posted by:

Sebagai salah satu UPT pendidikan di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa turut berkomitmen untuk melahirkan petani milenial, termasuk membangun dan mendorong mahasiswa menekuni serta menjiwai wirausahanya.

Dibuktikan dengan menjalin kerjasama antara Polbangtan Gowa dan Bank Sulselbar untuk memfasilitasi para mahasiswa berwirausaha dengan membangun Pusat Kegiatan Agribisnis berkonsep toko tani.

Yang dilakukan oleh Polbangtan Gowa ini, sejalan dengan komitmen Kementan untuk melakukan regenerasi petani.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menyakini regenerasi merupakan priorotas utama Kementerian Pertanian (Kementan) yang siap dimaksimalkan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP).

“Masa depan pertanian Indonesia. Ada di tangan petani-petani muda, karena melalui merekalah inovasi-inovasi sector pertanian bisa dihadirkan,” kata Mentan Syahrul.

Hal senada diutarakan pula oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Pemerintah menargetkan 2,5 juta petani milenial. Dan ini diperlukan campur tangan Kementerian/lembaga terkait untuk melakukan pendampingan secara intensif dalam menciptakan generasi milenial yang mampu mengelola sektor pertanian secara profesional,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin, pada peletakan batu pertama Pembangunan Pusat Kegiatan Agribisnis Mahasiswa Polbangtan Gowa, Jumat (3/9/2021), menyampaikan bahwa ini adalah bagian dari Kerjasama dengan Bank Sulselbar yang beberapa waktu telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding.

Pusat agribisnis tersebut akan berkonsep Toko Tani yang dapat menampung hasil-hasil praktikum mahasiswa termasuk produk PWMP mahasiswa.

“Ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan agribisnis mahasiswa karena itu juga yang diharapkan pihak Bank Sulselbar yang dimana sangat concern membantu UKM maupun kegiatan mahasiswa yang berwirausaha,” ujar Syaifuddin.

“Kami memang tengah membuka ruang seluas-luasnya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan Bank Sulselbar. Selain untuk kepentingan peningkatakan kompetensi mahasiswa, kerjasama juga berpengaruh pada proses akreditasi,” jelas Syaifuddin.

Untuk Pembangunan Pusat Agribisnis mahasiswa Polbangtan Gowa ini berupa bangunan Toko Tani, yang bersumber dari bantuan Bank Sulselbar senilai Rp 232.730.0000, melalui beberapa tahap termasuk pengajuan proposal dan survei lokasi oleh tim Bank Sulselbar.

Semoga dibangunnya Toko Tani ini, juga bisa berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” tutup Syaifuddin.

0
  Related Posts
  • No related posts found.