Kementan Kukuhkan 319 Mahasiswa Baru Generasi Muda Tani Milenial di Gowa

Bagikan Info

GOWA – Setelah menyelesaikan masa bimbingan dasar mahasiswa selama sepekan, akhirnya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa mengukuhkan 319 Mahasiswa Baru pada kamis 29 September 2022 di Aula Syekh Yusuf Polbangtan Gowa.

Pada saat seremoni pengukuhan Ketua Senat mengetuk palu yang menandakan sahnya para camaba menjadi mahasiswa baru Polbangtan Gowa tahun akademik 2022-2023. Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Polbangtan Gowa, para Dosen, Pegawai bahkan orang tua mahasiswa dari berbagai daerah khususnya Sulsel.

319 mahasiswa baru yang dikukuhkan terdiri dari 4 program Studi yakni D-IV Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (124 orang), D-IV Prodi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (64 orang), D-III Prodi Budidaya Tanaman Horti (96 orang), dan D-III Budidaya Ternak (35 orang).

Polbangtan Gowa sebagai sebuah kampus vokasi dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM pertanian Kementan adalah lembaga yang diharapkan dapat menjadi pabrik pencetak SDM unggul yang akan mendukung dan membantu suksesnya pelaksanaan program Kementerian Pertanian.

Hal tersebut sebagaimana arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menyebutkan bahwa Polbangtan adalah pabrik pencetak petani milenial.
“Politeknik Pembangunan Pertanian sebagai pelaksana pendidikan vokasi merupakan pabrik pencetak generasi milenial. Generasi milenial memiliki ciri berpikir strategis, inspiratif, inovatif, energik, antusias, dan fasih mengadopsi teknologi digital dalam berbagai aspek bisnis sehingga diprediksi menjadi pembawa pembaruan dalam pembangunan pertanian”, tegas Mentan.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa Para petani milenial muda harus banyak tercipta melalui Polbangtan.

“Para petani milenial muda harus banyak tercipta melalui Polbangtan. Maka sebagai pendidikan tinggi vokasi, diperlukan kerja sama dengan berbagai lembaga, baik itu Sekolah, Universitas, Dunia Usaha maupun Dunia Industri (DUDI)”, ungkap Dedi.

Menurut Dedi mandat penumbuhan Petani Milenial dilakukan dengan tiga cara, yaitu dengan memperkuat pilar penyuluhan, pelatihan, dan pendidikan.

“Untuk dimengerti, dipahami, dan dilaksanakan, tugas utama Polbangtan dan SMK PP sebagai penyelenggara pendidikan vokasi pertanian kalian harus mampu mencetak qualified job seeker dan qualified job creator yang siap terjun di dunia pertanian dari hulu sampai hilir,” tegas Dedi.

Sesaat setelah dilakukan pengukuhan, Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin memberikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa baru penerus generasi muda pertanian.

“Belajar yang tekun, jangan malu untuk minta diajar, tempat pembelajaran bukan hanya dari dosen, akan tetapi juga dari buku, media sosial, bahkan bisa belajar dari petani-petani yang terampil dan ahli.”

Menurut Syaifuddin, mahasiswa Baru Angkatan 2022 ini merupakan angkatan yang spesial. Pasalnya angkatan ini merupakan angkatan pertama yang memulai kegiatan Mabidama secara luring pasca pandemic covid-19.

Lebih lanjut Syaifuddin juga menyampaikan bahwa para unsur pimpinan Polbangtan Gowa memiliki tugas mengembangkan mahasiswa bukan hanya sisi akademiknya saja melainkan juga minat, bakat, serta kesejahteraan mahasiswa nya.

Sehingga menurutnya, Selain sisi akademik, Mahasiswa yang kuliah di Polbangtan Gowa akan dibebaskan berekspresi dan mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing. Pengembangan minat dan bakat tersebut akan difasilitasi dengan berbagai kegiatan meliputi bidang keagamaan, UKM seni, UKM kewirausahaan, Pramuka, Pers Mahasiswa, Silat dan sebagainya.


Bagikan Info