Berita

Keren, Mahasiswa Polbangtan Gowa Juga Mengadakan Pesantren Kilat bagi Masyarakat Sekitar Lokasi Food Estate

Posted by:

Tak hanya melakukan Pendampingan terhadap Petani di Lokasi Food Estate Sumba Tengah, Mahasiswa Polbangtan Gowa juga mengisi waktu dengan kegiata religi di Bulan Ramadhan ini.

Posko II Mandiri Mahasiswa di Sumba Tengah mengadakan kegiatan pesantren kilat bagi anak-anak masyarakat sekitar posko pada Sabtu 8 Mei 2021. Alhamdulillah kegiatan ini berlangsung selam dua hari dan diisi juga berbagai lomba keagamaan seperti lomba adzan dan kami secara mandiri menyediakan hadiah bagi santri ujar Abd. Rahman mahasiswa Polbangtan Gowa.

Antusisme anak-anak juga besar, tujuan kami diadakannya kegiatan ini agar memberi ruang untuk mereka agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang tenang, menyenangkan, dan bermanfaat.

Lewat pesantren kilat, anak-anak juga bisa belajar untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan tepat, mendapatkan banyak ilmu agama dan karakter, hingga mengindarkan dari hal-hal kurang bermanfaat seperti bermain handphone atau menonton televisi, tambahnya.

Seperti yang diketahui bahwa mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa ditempatkan di Lokasi Food Estate Sumba Tengah sebagai mahasiswa Pendamping Petani yang diintegrasikan dengan Kegiatan Kampus Merdeka-Merdeka Pelajar.

Sebanyak 30 mahasiswa Polbangtan Gowa akan terlibat dalam pendampingan food estate pada periode pertama pada bulan April hingga Juli mendatang. Selain itu, kegiatan pendampingan juga diintergrasikan dengan Praktik Kerja Lapang (PKL) II selama 40 hari sebagai penerapan program merdeka belajar dan kampus merdeka yang merupakan program besutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Selama 3 (tiga) bulan, para mahasiswa akan mengabdikan diri di wilayah Food Estate Kabupaten Sumba Tengah, baik dengan melakukan kegiatan pendampingan, pengawalan, pengabidan masyarakat, penyuluhan, transfer pengetahuan dan inovasi, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk mengoptimalkan sdm serta sektor pertanain yang ada di Wilayah Sumba Tengah.

Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan kualitas SDM adalah hal yang penting. “SDM pertanian di masa depan harus diisi dengan yang berkualitas.

Selanjutnya Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian berkomitmen akan memaksimalkan semua aspek agar pendampingan yang diberikan terhadap petani di Food Estate bisa berjalan maksimal, salah satunya lewat pembentukan Tim Pendampingan/Detasharing Food estate.

Sehubungan dengan hal itu, Syahrul menambahkan bahwa Kehadiran generasi milenial yang memegang peran besar untuk menghadapi persaingan global khususnya dalam hal penyediaan pangan yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup khalayak banyak, dan ketahanan negara.

Petani dan penyuluh harus tetap melakukan pekerjaan sehari-harinya dalam menyediakan kebutuhan pangan sehingga tidak terjadi krisis pangan terjadi di Indonesia. Untuk itu, Mentan mengajak semua pihak untuk bekerja keras dalam menghadapi krisis pangan dunia. Menurutnya, tantangan tersebut bisa dihadapi dengan dua langkah, yaitu dengan penanaman yang cepat dan momentum penyaluran sarana dan prasarana yang tepat,” jelas Mentan SYL.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Prof. Dedi Nursyamsi, meminta kepada para Penyuluh Pertanian untuk tetap bekerja mendampingi para petani.

0
  Related Posts
  • No related posts found.