Berita

Kostratani Maros Manfaatkan IoT dan Digital Marketing

Posted by:

Pemanfaatan teknologi saat ini sudah merambah ke berbagai bidang, tidak terkecuali bidang pertanian. Mendukung hal tersebut Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa sebagai Institusi yang bertanggung jawab terkait pendidikan vokasi mengadakan Pelatihan Teknologi Informasi di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Maros, Kamis, 19 Agustus 2021. Sasarannya untuk admin TI dari seluruh BPP yang ada di Kabupaten Maros.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan, petani Indonesia pun harus mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0. “Petani Indonesia tidak boleh tertinggal karena banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.

Menurutnya saat ini sektor pertanian sedang memasuki era baru yang memiliki pendekatan berbasis online dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Mentan Syahrul juga menilai, langkah intervensi pertanian yang modern harus dilakukan agar Indonesia benar-benar maju, mandiri dan berdaulat.

“Di era sekarang, startup dan robot construction sudah menjadi bagian dari pertanian. Dengan begitu digital system menjadi pendekatan baru di sektor pertanian masa depan,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi juga menyebutkan bahwa pemanfaatan teknologi sangat penting untuk mendukung industri 4.0. Pemanfaatan teknologi itu akan lebih efisien dan penting. Teknologi informasi, misalnya, bisa menghubungkan produsen dan konsumen.

Ia menyebut, di kondisi pandemi ini permintaan produk pertanian dan pangan meningkat, untuk itu harus kita sediakan dengan efisien. “Ini harus diatasi dengan menggunakan aplikasi, konsumen bisa order kepada produsen, petani milenial kita banyak yang menggarap ini,” kata dia.

Dedi mengatakan, penggunaan teknologi modern tidak boleh setengah hati. Saat era normal baru, teknologi menjadi keharusan agar produksi pertanian efisien, cepat, dan masif.

Terpisah, Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin mengatakan apa yang dilakukan ini untuk menghadirkan penyuluh yang maju, mandiri dan modern tentunya semua dioptimalkan melalui Kostratani.

“Penyuluh modern tidak hanya melaksanakan penyuluhan terkait teknis pertanian kepada petani tetapi juga mampu mendorong petani dalam memanfaatkan teknologi-teknologi yang dapat menunjang aktivitas pertanian mereka”, kata Syaifuddin.

Syaifuddinh juga menjelaskan materi yang disajikan dalam pelatihan juga sangat menunjang seperti Pemanfaatan Perangkat IoT untuk penerapannya dibidang pertanian serta materi Digital Marketing untuk pengimplementasian BPP/Kostratani sebagai Pusat Kegiatan Agribisnis.

“Dalam paparan materi disampaikan bagaimana memanfaatkan perangkat IoT sederhana untuk menunjang kegiatan pertanian. Teknologi ini membantu kita dalam hal efisiensi karena dapat membantu kita untuk melakukan penyiraman secara otomatis dan terjadwal. Hanya diset di smartphone lalu perangkat tersebut bekerja dengan perantara internet”, jelas Syaifuddin.

Selanjutnya materi kedua yang disajikan juga sangat menjanjikan untuk mengimplementasikan Kostratani sebagai Pusat Kegiatan Agribisnis. “Sebab dengan memanfaatkan Digital Marketing, kita dapat memutus mata rantai perdagangan. Petani dapat langsung menjual hasil panennya ke konsumen dengan memanfaatkan perangkat yang ada. Selain itu, Kostratani juga dapat menjadi agen dari petani dengan memanfaatkan media sosial lalu mempromosikan hasil panen petani”, tegas Syaifuddin.

Diakhir sambutannya, Syaifuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung Kostratani dengan berbagai kebutuhannya terutama yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi SDM. “Silahkan datang ke Polbangtan untuk melakukan sharing knowledge atau silahkan mengundang tenaga teknis kami untuk melakukan workshop di BPP/Kostratani”, tutupnya.

0
  Related Posts
  • No related posts found.