Berita

Lewat Aplikasi Cloud Meeting, Pesan Direktur Polbangtan Gowa: Mahasiswa Ingin Sukses!?! Fokus Belajar, Belajar dan Belajar

Posted by:

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan bahwa peningkatan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian, agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor perlu diprioritaskan, sehingga dibutuhkan petani-petani muda yang dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaruan pembangunan pertanian.

“Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, maka dunia dalam genggaman kalian,” ujar SYL saat memberikan arahan pada duta petani milenial melalui teleconference beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti pernyataan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa regenerasi petani sudah sangat mendesak untuk dilakukan.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, mampu tidak mampu, Kita harus lakukan regenerasi petani kepada petani milenial dan petani andalan. Karena petani milenial dan petani andalanlah sebetulnya.

“Kita tunjukan kepada masyarakat Indonesia kepada dunia, bahwa pertanian kita terus bergerak, pertanian tidak berhenti, pertanian bergembira, pertanian cegah Covid 19,” kata Dedi, saat rapat via daring beberapa waktu lalu.
Lanjut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi. Ia menyatakan bahwa di tengah tengah wabah Covid 19, semua Unit Pelaksa Teknis Pertanian tidak boleh tinggal diam kita harus terus bergerak dan terus mensuport pertanian melalui media dengan cara mempublish berita-berita yang positif terkait dengan kegiatan pertanian yang ada di lahan dalam kondisi sedang olah lahan, menanam, memupuk, mengedalikan hama penyakit maupun kegiatan panen.

Memasuki hari pendidikan nasional, kuncinya adalah teknologi dan inovasi teknologi serta kreatifitas dari kita semua.

Kita dalam suasanan tidak normal akibat adaya serangan pandemi virus covid-19, membuat kita cemas dan kecemasa harus kita kelola dengan baik, dengan cara pertama kita berdoa agar pandemi corona ini bisa cepat selesai, kedua harus berpikiran positif dengan memberikan informasi2 yang positif diberitakan kepada masyarakat misalnya banyaknya orang yang sembuh. Ketiga adalah hidup bersih dengan memperhatikan prosedur protap covid 19,” ujar Syaifuddin pada saat memberikan arahan kepada mahasiswa melalui aplikasi cloud meeting. Minggu (03/05).
Lanjut, Syaifuddin, anda diberikan kepercayaan oleh orang tua dan pemerintah untuk sekolah pada Polbangtan Gowa. Manfaatkan waktu sebaik mungkin, jangan menggunakan waktu dengan memikirkan cara-cara yang negatif. Jika ingin sukses, fokus untuk belajar, belajar dan belajar. (MUZ).

0
  Related Posts
  • No related posts found.