Limbah Ternak Menumpuk, Mahasiswa Polbangtan Gowa Manfaatkan Menjadi Biorang

Bagikan Info

BONE – Mahasiswa TK 3 Program Studi (Prodi) budidaya ternak Politeknik Pembangunan Pertanian (polbangtan) Gowa mengikuti kuliah praktikum penanganan limbah ternak, di Teaching Farm ternak ruminansia, senin (24/10/2022).

Pemanfaatan limbah kotoran ternak (feses) sapi menjadi bioarang diimplementasikan dalam mata kuliah penanganan limbah ternak. Pada saat praktik mahasiswa diajarkan tentang cara manajemen pengolahan limbah dengan teknologi yang tepat yang dapat memberikan manfaat yang luar biasa.

Menurut Andi Triana, yang juga Pranata Laboratorium mata kuliah penanganan limbah ternak, “Pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi bioarang, dapat menjadi solusi masalah limbah dan pencemaran lingkungan”. Jelas Andi Triana.
“Mahasiswa juga dapat menjadikannya peluang usaha dan sumber pendapatan yang bernilai ekonomi tinggi”. Tambahnya

“Praktikum kali ini sangat menambah wawasan kami sebagai mahasiswa, yang tadinya kami hanya tau feses sapi hanya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos ternyata bisa diolah menjadi bioarang yang dapat menambah nilai ekonomi” Ujar Khusnul Khatimah selaku mahasiswa TK 3 budidaya ternak.

Bioarang merupakan arang yang diperoleh dari pembakaran biomassa kering dengan sistem tanpa udara. Kotoran sapi adalah salah satu bahan bakar dalam pembuatan bioarang.
Kelebihan bioarang mampu menghasilkan panas yang lebih tinggi 5000 kcal/gr, sedikit menghasilkan asap, bahan baku tidak menimbulkan masalah atau ramah lingkungan dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

Reporter: Wanda Septidinar, Mahasiswa TK 2 Peternakan Polbangtan Gowa.


Bagikan Info