Berita

Milenial Asal Polbangtan Gowa Manfaatkan Limbah Pasar untuk Alternatif Pakan Ternak

Posted by:

Mahasiswa Polbangtan adalah salah satu insan muda pertanian yang menjadi tumpuan harapan bangsa. Mereka adalah generasi milenial yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian.

Adalah Muhammad Ardas Darusalam yang kemudian memberikan materi pemanfaatan limbah pasar sebagai alternatif pengganti bahan hijauan untuk pakan ternak. Melihat banyaknya limbah pasar yang bertumpuk khususnya buah-buahan dan sayuran membuatnya terpikir untuk membuat pakan alternatif. Saat ini, selain itu pemanfaatan limbah pasar tersebut dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang meresahkan masyarakat setempat.

Rabu, (06/05) mahasiswa yang mendapat tugas mandiri mengumpulkan para kelompok tani lalu diberi penyuluhan tentang pembuatan pakan alternatif untuk menutupi kekurangan pakan hijauan yang biasa diberikan pada ternak. Mereka yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain para penyuluh pertanian lapangan (PPL), para POPT PHP setempat, dan seluruh anggota kelompok tani Desa Panaikang.

Menjelang musim tanam pagi, hampir disemua kelompok tani ternak mengalami kekurangan pakan hijauan di beberapa desa di kabupaten Pangkep. Melihat kejadian ini, mahasiswa Polbangtan Gowa kemudian melakukan penyuluhan kepada beberapa kelompok tani di daerah Baramamase, Desa Panaikang, kecamatan Minasate’ne, kabupaten Pangkep,” ungkap Ardas.
Apa yang dilakukan Ardas sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, (SYL) yang menyatakan bahwa peningkatan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian perlu diprioritaskan. Petani-petani muda sangat diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaruan pembangunan pertanian.
Ardas kemudian menjelaskan proses kegiatan dari pemanfaatan limbah pasar untuk dijadikan sebagai bahan pakan pada ternak besar yaitu pertama kita mengumpulkan limbah limbah pasar, khusunya buah buahan dan sayuran sayuran, yang kita gunakan.

Setelah kita kumpulkan menjadi satu selanjutnya dilakukan proses pencacahan ukurannya kira kira tdk terlalu besar dan tidak terlalu kecil dan bisa dikunyah oleh ternak khususnya sapi , setelah dilakukan pencacahan akan dilakukan proses perendaman, perlu kita ketahui bahwa tujuan dilakukannya perendaman adalah untuk menghilangkan sisa karbit yang dapat membahayakan pada ternak, selain itu untuk melunakkan bahan pakan untuk dkunyah oleh ternak, perendaman dilakukan selama satu hari satu malam atau 1×24 Jam, stelah dilakukan perendaman proses selanjutnya adalah pemberian pada ternak, jadi cara untuk mengolah bahan pakan dari limbah pasar ini mudah dilakukan, selanjutnya takaran pemberian pada ternak itu satu ember yang berisi bahan pakan yang sdh diolah satu sapi.
Suasana penyuluhan berlangsung lancar, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut, terlebih saat ini para peternak sangat membutuhkan solusi dalam permasalahan kali ini.
Para ketua kelompok tani sangat berterima kasih kepada mahasiswa Polbangtan Gowa karena telah membantu peternak dalam mengatasi masalah saat ini dan menambah pengetahuan bagi para peternak.

Sejalan dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa regenerasi petani sudah sangat mendesak untuk dilakukan.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, mampu tidak mampu, kita harus lakukan regenerasi petani kepada petani milenial dan petani andalan. Karena petani milenial dan petani andalanlah sebetulnya yang paling berperan sangat strategis di dalam pembangunan pertanian, ” tegas Dedi. (IKH/MUZ).

0
  Related Posts
  • No related posts found.