Berita

Penyuluhan ditengah Pandemi, Mahasiswa Polbangtan Gowa Ajak Petani Buat MoL

Posted by:

Mahasiswa Polbangtan adalah salah satu insan muda pertanian yang menjadi tumpuan harapan bangsa. Mereka adalah generasi milenial yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan bahwa peningkatan peran generasi muda pertanian dalam mengembangkan dan memajukan sektor pertanian, agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor perlu diprioritaskan, sehingga dibutuhkan petani-petani muda yang dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaharuan pembangunan pertanian.

“Saya makin percaya anak muda yang mau terjun di bidang pertanian bisa punya peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, maka dunia dalam genggaman kalian,” ujar SYL.

Menindaklanjuti pernyataan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa regenerasi petani sudah sangat mendesak untuk dilakukan.

Milenial-milenial muda asal Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa tidak mau kalah aksi. Sepert gayung bersambut, arahan Menteri Pertanian dan Kepala BPPSDM segera ditindak-lanjuti untuk segera lakukan penyuluhan ditengah masyarakat
Mereka melakukan kegiatan lapangan yakni penyuluh di kelompok tani. Selain merupakan tugas akhir, bagi mereka ini adalah kewajiban walau ditengah pandemi Covid-19.

Penyuluhan dilakukan di Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Selasa, (05/05).

Adapun materi penyuluhan yang disampaikan yaitu “Aplikasi Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung Bambu Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L)”.

Riska Andira Ma’din Mengatakan, MOL Rebung bambu merupakan hasil fermentasi dari bahan rebung bambu, gula merah dan air cucian beras selama kurang lebih 15 hari.

“Mol rebung bambu ini berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, yakni pertumbuhan tunas, daun, akar, batang pada tanaman sebelum memasuki masa pembungaan, Mol rebung bambu ini cocok diaplikasikan pada tanaman hortikultura,” katanya.

Meski keadaan situasi sekarang ditengah pandemi covid-19 seluruh peserta penyuluhan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan melakukan physical distancing.

“Walaupun dengan keadaan seperti ini masyarakat tetap antusias dan mau mengikuti rangkaian kegiatan penyuluhan sampai selesai,” tambahnya. (ONO)

0
  Related Posts
  • No related posts found.