Perdalam Smart Farming Sistem, Kementan Magangkan 15 Petani Milenial

Bagikan Info

GOWA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melalui program di Kementerian Pertanian terus memfasilitasi generasi muda untuk terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.

“Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini,” kata SYL.

Mendukung hal tersebut Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mencanangkan sebuah program pemberdayaan pemuda tani yakni Youth Entrepreneurship and Employment Services (YESS) atas kerjasama Lembaga IFAD dan Kementerian Pertanian.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan ada dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS.

“Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir,” katanya.

Salah satu program pemberdayaan YESS yang baru-baru ini dilaksanakan adalah magang bersertifikat bari para pemuda tani di Sulawesi Selatan. Sebanyak 15 orang pemuda dimagangkan di Bintang Farm Kabupaten Gowa. Ke 15 Peserta ini berasal dari 4 kabupaten wilayah pengembangan program yaitu Bone, Maros, Bulukumba dan Bantaeng. Bintang Farm sendiri adalah merupakan usaha pertanian yang mengelola dari hulu ke hilir berbagai produk sayur dan buah dengan smart farming system melalui greenhouse yang modern.

15 Peserta diterima langsung oleh Riska Mulfiati Lutfi selaku Direktur Bintang Farm pada senin 8 Agustus 2022 lalu. Riska dalam sambutannya merasa sangat senang dan Bahagia bahwa Bintang Farm dapat kepercayaan untuk mengedukasi calon penerima manfaat Program YESS yang tentunya nanti dapat lebih bermanfaat lagi ketika ilmu yang didapatkan di Bintang Farm juga diaplikasikan ke masyarakat sebagai bentuk transfer knowledge.

Kisman A. Arsyad selaku Project Manager PPIU Sulawesi Selatan dihadapan 15 peserta menjelaskan tentang Program Spesial bagi yang ingin berkarya dan berwirausaha di bidang pertanian. YESS hadir untuk kalian semua para pemuda yang ingin terjun dan tertarik bergabung ke sektor pertanian.

“Ada PWMP bagi mahasiswa Polbangtan, ada pelatihan yang saat ini masing berlangsung di 4 kabupaten, ada hibah kompetitif. Dan yang sekarang kalian ikuti adalah Program Magang. Magang ini sangat bergengsi” ujarnya.

“Sebab di akhir kegiatan kalian para peserta akan langsung diuji kompetensi oleh LSP dan ketika anda dinyatakan kompeten maka kalian akan mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh BNSP, ya seperti yang kalian ketahui bahwa sertifikat BNSP diakui secara global” kata Kisman.

Hadir ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan Kemal Redindo Syahrul Putra dan mengapresiasi program magang bersertifikat ini.

“Saya tentunya mengapresiasi program ini karena dilaksanakan di Green House yang telah menerapkan smart farming dimana kita ketahui bahwa smart farming juga ikut menjadi solusi dalam ketahanan pangan. Artinya alumni Bintang Farm diharapkan menjadi insan yang dapat menjaga stabilitas pangan”, ujar Redindo.

Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin ditempat terpisah mengatakan bahwa magang ini sangat bermanfaat bagi para pemuda tani sebab sangat penting untuk memulai karier tentunya dibidang pertanian, dengan magang di Bintang Farm anda mendapatkan pengalaman kerja, karena anda harus bekerja untuk mendapat pengalaman, dan pengalaman dibutuhkan dalam setiap pekerjaan, ujar Syaifuddin.


Bagikan Info