Berita

Pertanian Itu Keren, Kementan Cetak Wirausaha Handal

Posted by:

Stigma mengenai pertanian lambat laun mulai berubah. Pertanian menjadi sektor yang keren dan strategis dalam meningkatkan pembangunan ekonomi nasional. Pertanian juga berkontribusi dalam penyediaan pangan bagi 237 juta penduduk Indonesia, penyediaan bahan baku industri, peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyediaan lapangan kerja merupakan aksi nyata sektor pertanian terhadap pembangunan.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, untuk terus mendukung hal tersebut diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, andal, serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis.

“Sehingga pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian akan mampu membangun usaha tani yang berdaya saing tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan SDM Pertanian khususnya pelaku utama dan pelaku usaha adalah melalui kegiatan pendidikan vokasi,” katanya.

Mentan SYL mengatakan, Polbangtan sebagai pelaksana pendidikan vokasi merupakan pabrik pencetak generasi milenial harus terus melakukan inovasi sebagai modal mahasiswa ketika terjun ke masyarakat.

“Kalian ini adalah pioner penentu kesejahteraan bangsa ini. Miskin atau tidak masyarakat ada di tangan kamu (mahasiswa). Millenial, dreaming, bilieving, maked happy,” ujar Mentan SYL.

Sebagai langkah awal sebelum memasuki dunia perkuliahan, setiap calon mahasiswa baru diwajibkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

Sebab, adalah fondasi dasar bagi mahasiswa baru untuk membentuk sikap dan karakter jiwa yang baik. Sehingga membentuk lulusan sebagai qualified job creator dan qualified job seeker.

“Kamu tidak sia-sia ada di tempat ini. Isi pikiranmu, isi hatimu, kamu harus sehat. Sehingga kamu bisa menyerap keterampilan, pendidikan, penguasaan teknologi, penguasaan sain dan riset yang kuat. Dan kamu besok keluar menjadi entrepreneur di bidang pertanian. Kamu besok menjadi orang-orang yang diandalkan bahkan dibutuhkan oleh alam yang ada di sekitarmu untuk bisa kau produksikan sebagai sebuah kekuatan dari kehidupan negeri dan bangsa ini melalui pertanian” tutur SYL pada pembukaan Mabidama Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa (6/9) yang dilaksanakan secara virtual.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa Polbangtan merupakan wadah untuk mencetak calon agripreneur muda serta qualified job creator dan job seeker.

“Lulusan Polbangtan harus memberikan resonansi positif kepada generasi–generasi muda di sekitar untuk tertarik pada dunia pertanian,” katanya.

Dedi Nursyamsi menambahkan, pondasi dasar bagi mahasiswa baru untuk membentuk sikap dan karakter jiwa yang baik, sehingga membentuk lulusan sebagai qualified job creator dan qualified job seeker, bermental baja, pekerja keras, pekerja cerdas, wirausaha muda pertanian yang profesional.

Tahun ini Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa menggelar kegiatan Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa (Mabidama) yang diikuti 311 orang Calon Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022 dari 4 program studi di Polbangtan Gowa pada tanggal 6 hingga 8 September 2021 secara virtual.

Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin, mengatakan, kegiatan mahasiswa lebih banyak dalam bentuk praktik di teaching factory, lapangan, dan lab. Pemberian teori 30 % dan praktik 70 %.

“Mahasiswa hanya menyiapkan waktu untuk mengikuti semua kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan, pengabdian, dan penelitian,” katanya.

Selanjutnya Syaifuddin menambahkan, kalau mau sukses sebagai mahasiswa yang harus dilakukan yakni identifikasi tujuan dalam kehidupan, melakukan perencanaan untuk mendapatkan pengetahuan dan manfaat setelah lulus.

“Juga mengatur diri untuk mencapai tujuan, implementasi yang telah direncanakan, dan mengendalikan diri serta untuk menjadi mahasiswa yang sukses harus selalu, belajar, belajar, dan belajar,” katanya.

Syaifuddin juga menyampaikan pesan Mentan SYL yang mengamanahkan 5 kunci sukses sebagai insan hebat.

“Yaitu jangan bermain-main kepada pemberian Tuhan, bersyukur atas segala pemberian dan karunia -Nya, learn and Learn, belajar dan terus menerus, melihat Best Practise, memahami sekitar; “your Dream Come True” bermimpi lah setinggi-tingginya, dan mimpimu akan terwujud, sederhana, Belajar dari keteladanan, jangan ikuti hal yang negatif dan belajar yang banyak bersungguh-sungguh dari teori-teori dan akademik yang akan di kecam pada Pendidikan yang akan di tempuh,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia Mabidama, Muh. Azhar, mengatakan, dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus, maka diperlukan adanya kegiatan Mabidama Polbangtan Gowa untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru.

“Pada masa orientasi ini diharapkan menjadi titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, rasa cinta terhadap dunia pertanian dalam rangka menciptakan generasi yang maju, mandiri dan modern,” katanya.

0
  Related Posts
  • No related posts found.