Berita

Polbangtan Gowa Dorong Petani Milenial Pangkep Budidaya Tanaman Hidroponik

Posted by:

Sebagai salah satu UPT di BPPSDMP Kementerian Pertanian, Polbangtan Gowa turut mendukung sejumlah program Kementerian Pertanian. Diantaranya menumbuhkan petani milenial. Salah satunya, dengan mendorong petani milenial di Pangkep mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

Tindakan ini sejalan dengan semangat yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka pelatihan petani dan penyuluh serta pengukuhan DPM DPA secara virtual beberapa waktu lalu. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 hampir semua sektor berkontribusi minus, namun sektor pertanian menjadi satu dari tiga sektor yang bertumbuh positif. Mengacu pada data BPS, berkontribusi postif sebesar 1,75 persen pada 2020 dan triwulan pertama 2021 humbug positif 2,95 persen.

“Kita Harus tahu persaingan produk pertanian sekarang sudah lintas negara. Petani Indonesia harus kompetitif dalam keterampilan teknis, pemanfaatan model bisnis dan managemennya,” tutur Presiden Jokowi.

Ditambahkannya, saat ini total petani Indonesia sebanyak 71 persen berusia 45 tahun keatas sedangkan yang dibawah 45 tahun sebanyak 29 persen. Artinya Indonesia sangat membutuhkan regenerasi petani dalam membangun pertanian Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan sektor pertanian sangat strategis untuk ketahanan perekonomian bangsa dan negara. Kegiatan pelatihan petani dan penyuluh serta pengukuhan DPM DPA ini menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul, mandiri dan modern.

Terkait pengukuhan 2.000 DPM dan DPA, menurutnya hal tersebut adalah upaya untuk menciptakan penguatan resonansi bagi para milenial untuk berkecimpung di sektor pertanian.

“Pertanian itu given dari Tuhan yang mengaruniakan alam dan musim yang baik. Untuk itu diperlukan pengelolaan yang baik dam profesional mulai dari hulu hingga hilir. Yakni meliputi pengolahan pasca panennya, sampai ke packaging dan trading produk sehingga produk pertanian bisa dilakukan lintas negara dengan demikian petani memiliki peluang yang lebih besar,” jelasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan SDM pertanian memberikan kontribusi yang paling signifikan di dalam meningkatkan produktivitas.

“Oleh karena itu, berbicara mengenai pembangunan pertanian berarti kita harus berbicara mengenai pembangunan SDM pertanian,” katanya.

Adalah Thoris, salah seorang petani milenial, yang terus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Thoris menjalanan usaha hidroponik dan budidaya tanaman organik bersama mahasiswa Polbangtan Gowa yang melaksanakan PKL 2.

Mereka berkolaborasi dalam mengembangkan usaha budidaya tanaman organik dan hidroponik. Salah satu kegiatannya adalah melakukan penyemprotan menggunakan rizobakteria untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri dalam usana budidaya tanaman.

Bersama Muh. Azizi, mahasiswa Polbangtan Gowa Jurusan Pertanian TK III, Thoris berbagi cerita tentang awal mula usaha yang dirintis ini.

Awal mula usaha Thoris ini dikarenakan menganggur akibat putus sekolah disalah satu sekolah perguruan tinggi pertanian. Tidak mau putus asa, akhirnya beralih menjadi petani meskipun awalnya tidak di dukung oleh orangtuanya.

“Bahkan lahan yang berada di Pangkep dengan luasan 20 are sebelumnya tandus dan tanahnya agak berbatu sehingga mustahil untuk tanaman bisa tumbuh. Dengan berbekal sedikit ilmu pertanian, akhirnya tanah tersebut menjadi subur karena diberikan kotoran sapi dan pupuk petro organik,” jelasnya.

Tambah Thoris, Budidaya tanaman organik yang di kembangkan selama 1 tahun ini adalah selada, kangkung, terong, tomat, timmen, cabe dan bayam. Penjualan juga melalui media sosial seperti Facebook dan instagram. Selain itu penjualan juga langsung menyasar ke minimarket dan ibu-ibu rumah tangga.

“Kedepannya, akan menambah luas lahannya dan akan menggabungkan antara pertanian Peternakan dan perikanan,” ungkapnya.

0
  Related Posts
  • No related posts found.