Berita

Polbangtan Kementan Bimtek Audit Mutu Internal

Posted by:

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan komitmennya dalam upaya mendukung peningkatan lembaga.

Guna meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan manajemen organisasi pendidikan. Salah satu faktor utama yakni kualitas infrastruktur mutu.

Hal ini diterjemahkan Polbangtan Gowa salah satu UPT Pendidikan Kementan melalui Bimtek Audit Mutu Internal.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan peningkatkan pelayanan dalam hal mendidik generasi milenial di sektor pertanian terus dilakukan.

“Kita akan terus berusaha mencetak SDM Pertanian handal meneruskan dan mengisi pembangunan pertanian. Salah satunya yaitu melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan pendidikan vokasi sesuai standar sistem manajemen mutu sehingga norma-norma yang baik harus dijaga dan diteruskan,” tambahnya.

Sementara Kepala Badan penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan perlu dilakukan pemantapan Pendidikan vokasi pertanian.

“Tujuannya untuk mencetak lulusan yang berkualitas baik sebagai job seeker, job creator maupun pengusaha pertanian milenial,” katanya.

Mendukung hal itu, salah satu upaya yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa yakni dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Audit Mutu Internal (AMI). Tujuannya untuk melihat kesesuaian antara implementasi dengan standar ISO 9001 : 2015 dan ISO 21001 : 2018.

Kegiatan ini berlangsung 2 hari, 15-16 Desember 2021, di Ruang Rapat Polbangtan Gowa secara offline.

Audit Mutu Internal (AMI) adalah proses bagi Perguruan Tinggi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus dan dilakukan oleh beberapa auditor yang telah dilatih untuk melakukan audit dan memahami standar instansi dengan baik dengan memperhatikan nilai-nilai etika, profesionalitas, dan ketidakberpihakan.

Audit Mutu Internal dilaksanakan pada 6 bagian/bidang instansi yang akan diaudit yakni bagian umum, bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Jurusan Pertanian, Jurusan Peternakan, dan Auditor Internal.

Agenda pelaksanaan masing-masing bagian/bidang yakni prosedur pengendalian dokumen, prosedur pengendalian rekaman, internal audit, pengendalian PTS dan tindakan perbaikan, dan tinjauan manajemen.

Proses audit dilakukan dengan 2 tahap, yaitu : tahap pemeriksaan dokumen laporan kinerja dan dokumen lain yang diperlukan, atau meminta dokumen evaluasi diri unit kerja, dan tahap evaluasi di lapangan (visitasi), dimana auditor akan mewawancara auditee dan pihak lain yang terkait untuk verifikasi hasil evaluasi dokumen.

Direktur Polbangtan Gowa mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk membuat standar-standar yang dapat dijadikan sebagai acuan penjaminan mutu kedepannya.

“Kegiatan ini penting karena audit mutu internal merupakan kegiatan dalam upaya perbaikan mutu instansi dan pendidikan di Polbangtan Gowa,” ujarnya.

Terakhir, kegiatan AMI ini sangat penting untuk dilaksanakan dan dapat meningkatkan kinerja unit kerja masing-masing di seluruh bagian instansi serta kegiatan ini tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan.

0
  Related Posts
  • No related posts found.