Praktik Lapang D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan di Bulukumba

Bagikan Info

Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa telah melaksanakan praktik lapang mata kuliah terpadu bagi mahasiswa semester 1 program studi D-IV Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan pada Jum’at, 19 Agustus yang bertempat di Kabupaten Bulukumba.

Praktek lapang ini diikuti secara antusias oleh mahasiswa yang berjumlah sekitar 130 orang yang terbagi di 3 kelas, PLP, dan juga Para Dosen pengampu Mata Kuliah. Adapaun lokasi tempat mahasiswa praktik lapang yaitu di Sekolah Pertanian Alami dan Kampung Iklim “Balai KSPS Dampingan Desa Salassae” dan juga di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kabupaten Bulukumba.

Ummu Aimanah selaku Ketua Jurusan Pertanian mengatakan bahwa kegiatan yang berlansung hari ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa serta pengaplikasian ilmu yang diperoleh dari mata kuliah yang dipraktekkan.

Ummu Aimanah menambahkan, praktek yang dilaksanakan ini meliputi beberapa mata kuliah, diantaranya Perlindungan Tanaman Ramah Lingkungan, Pelestarian Sumberdaya Lahan, Komunikasi Penyuluhan, Manajemen Sumberdaya Manusia, Budidaya Tanaman Organik, Pemetaan Potensi Wilayah Perencanaan, Agroekosistem Berkelanjutan, dan Bahasa Inggris

Mahasiswa yang praktik di Sekolah Pertanian Alami dan Kampung Iklim “Balai KSPS Dampingan Desa Salassae” ini di bagi dalam 3 ruangan, yang dimana setiap ruangan terdiri dari 1 orang pemateri. Salah satu pemateri yaitu Wahid Salassae menjelaskan mengenai asal muasal terbentuknya “Komunitas Swabina Pedesaan Salassae (KSPS)” hingga menjelaskan bagaimana pentingnya pertanian oraganik. Wahid Salassae juga mengatakan bahwa “pertanian organik tidak selamanya alami, tetapi kalau pertanian alami, sudah pasti pertanian organik.”

Di lokasi selanjutnya yaitu di Balai Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bulukumba, mahasiswa, PLP, dan Dosen disambut oleh Kepala Balai beserta jajarannya. Dalam sambutannya, Kepala Balai yaitu Rahmat menjelaskan fungsi utama BPP di setiap Kabupaten dan menghimbau kepada mahasiswa agar memanfaatkan kegiatan praktek lapang terpadu untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya.


Bagikan Info