Berita

Siapkan Generasi Unggul, Kementan Bekali Petani Milenial Digital Marketing

Posted by:

Untuk memaksimalkan pengembangan sektor pertanian, sekaligus meningkatkan produksi, Kementerian Pertanian memberikan bekal kepada petani milenial. Yaitu berupa pelatihan digital marketing berbasis Internet of Things (IoT).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan, petani Indonesia pun harus mengikuti perkembangan teknologi di era 4.0.

“Petani Indonesia tidak boleh tertinggal karena banyak inovasi teknologi dan mekanisasi yang dibuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” kata Mentan SYL.

“Di era sekarang, startup dan robot construction sudah menjadi bagian dari pertanian. Dengan begitu digital system menjadi pendekatan baru di sektor pertanian masa depan,” ujarnya

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, memperkuat hal tersebut.

“Peluang bisnis pertanian terbuka sangat lebar dengan menggandeng situs belanja online, yang layanannya menjangkau seluruh pelosok negeri asalkan telah terjangkau layanan internet,” katanya.

Mendukung hal tersebut, BPPSDMP memanfaatkan teknologi informasi melalui program YESS.

Hal ini juga yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa yang menggelar kegiatan Pelatihan Digital Marketing Berbasis IT yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Makassar, 13 – 15 November 2021.

Polbangtan Gowa merupakan selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS), yang merupakan kerja sama Kementan dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

YESS dirancang untuk menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas serta mengembangkan potensi generasi muda dan regenerasi petani di pedesaaan untuk menjadi wirausahawan muda dan tenaga kerja profesional di bidang pertanian.

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin Anwar, mengatakan ada 3 faktor pada yang mendukung visi misi pertanian yakni inovasi, kebijakan, dan pengembangan SDM.

“Pengembangan SDM, ada beberapa cara meliputi pendidikan dan pelatihan. Hari ini kita tentu sudah meningkatkan kapasitas SDM khususnya dalam rangka meningkatkan kapasitas IT. Pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh teman-teman petani milenial dan Polbangtan Gowa sudah melakukan pelatihan IT pada wilayah YESS,” tuturnya.

Pelatihan IT ini ada beberapa komponen diantaranya digital marketing, aplikasi, dan jaringan yang bisa dioptimalkan maksimal.

“Dengan adanya pelatihan ini diharapakan petani milenial dapat memanfaatkan untuk penjualan hasil produksi dari lahan mereka”ujarnya.

Pelatihan ini dihadiri oleh 68 peserta petani milenial dari 5 Kabuapaten di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Bone 14 orang, Kabupaten Maros 14 orang, Kabupaten Bantaeng 15 orang, Kabupaten Bulukumba 8 orang, dan Kabupaten Gowa 17 orang.

Ketua Panitia, Kisman Arsyad, mengatakan 68 peserta ini diantaranya adalah petani milenial.

” Mereka adalah penerima manfaat program YESS, alumni polbangtan gowa hingga calon wirausaha yang berasal dari Polbangtan Gowa,” ujarnya.

“Kegiatan ini juga menyajikan materi-materi yang dapat langsung diaplikasikan oleh peserta karena menggunakan gadget yang mereka miliki yaitu smartphone” tambahnya.

Hari pertama, peserta dibekali materi mengenai prospek, pertanian 4.0, dan pertumbuhan wirausahawan muda pertanian oleh narasumber Wakil Direktur I, II, dan III. Selanjutnya materi mengenai content marketing bagi sebuah bisnis oleh narasumber Rijal Djamal.

Hari kedua dan ketiga pelatihan, peserta diberikan materi foto produk menggunakan smartphone oleh Muhammad Fajrin, dan materi brosur digital menggunakan smartphone oleh Arya Octapratama.

Terakhir peserta akan diarahkan melakukan praktik membuat foto produk dengan menggunakan smartphone, digital marketing, whatsapp marketing, dan optimasi Facebook dan Instagram Marketplace untuk promosi produk.

“Tentunya ini dapat menjadi bekal bagi peserta dalam mengembangkan usahanya kedepan. Sehingga cita-cita kementan untuk mencetak petani milenial yang maju, mandiri dan modern dapat terealisasi sesuai harapan” ujar Kisman.(*)

0
  Related Posts
  • No related posts found.