Terapkan MBKM, Polbangtan, Siap Dukung Pembangunan Pertanian

Bagikan Info

GOWA – Untuk memperkaya pengalaman mahasiswa di lapangan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa turut melaksanakan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, gagasan Kampus Merdeka merupakan tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan dan menghasilkan sumber daya manusia dan pertanian Indonesia yang lebih baik lagi.

SYL meyakini melalui MBKM pendidikan vokasi akan melahirkan para petani milenial terdidik yang andal, mumpuni dan berkualitas.
“Peran pendidikan vokasi pertanian dalam mewujudkan regenerasi petani sangatlah penting. Kementerian Pertanian telah menetapkan arah kebijakan pembangunan yaitu pertanian yang harus maju, mandiri, dan modern,” ujar Syahrul.

Dalam mendukung program tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi memberi perhatian khusus terhadap kampus vokasi guna memasifkan usaha cetak SDM pertanian unggul.

“Melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian unggul (job seeker) serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal (job creator),” ujar Dedi.

Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin mengatakan bahwa MBKM memberikan kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan kompetensi tambahan di luar capaian pembelajaran yang ditetapkan Prodi.
Selain itu mahasiswa berpeluang mendapat ilmu lebih luas dan mendalam sebagai bekal untuk masuk di dunia kerja.

Syaifuddin mengharapkan melalui kegiatan MBKM ini, mahasiswa dapat meningkatkan keahlian dan kompetensinya.

“Setelah dari MBKM mahasiswa dapat memiliki kompetensi khususnya soft skill untuk menjadi wirausaha muda di sektor pertanian serta regenerasi petani”, ujar syaifuddin.

Dalam rangka mematangkan program tersebut, Polbangtan Gowa melaksanakan kegiatan pembekalan Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada 144 mahasiswa di Aula Syekh Yusuf Kampus Polbangtan Gowa pada 17-20 Oktober 2022.

Menurut ketua panitia pelaksana, Ummu Aimanah, MBKM melibatkan 144 mahasiswa, yang berasal dari dua prodi yaitu DIV prodi penyuluhan pertanian berkelanjutan dan DIV prodi penyuluhan dan kesejahteraan hewan.
Adapun pelaksanaan program MBKM, berlokasi di Kabupaten Maros bagi mahasiswa jurusan penyuluhan pertanian dan di Kabupaten Enrekang bagi jurusan penyuluhan peternakan.

Untuk mendukung program Kementan dalam upaya swasembada pangan, MBKM juga akan difokuskan terhadap beberapa komoditi yaitu padi, jagung, kedelai, sorgum, dan singkong, sayuran, Cabe dan bawang merah.
Selain itu juga MBKM melaksanakan pendampingan terhadap program KUR (kredit usaha rakyat).

Khusus untuk jurusan Peternakan, akan melakukan pendampingan terhadap permasalahan PMK (penyakit mulut dan kuku) di Kabupaten Enrekang. Setelah pembekalan, rencananya mahasiswa jurusan pertanian dijadwalkan berangkat ke lokasi pada tanggal 26 Oktober 2022. Adapun jurusan peternakan akan diberangkatkan pada tanggal 27 Oktober 2022.


Bagikan Info