Berita

Tingkatkan Kompetensi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Magang Mandiri di Greenhouse Rakit Apung

Posted by:

Kementerian Pertanian saat ini terus berupaya agar produktivitas komoditas pertanian semakin meningkat. “Dalam konsep saya ke depan, produkstivitas harus meningkat dengan menggunakan intelektual. Kemudian turunkan angka losses agar produksi terus meningkat. Makanya, saya berharap mahasiswa lebih banyak turun ke lapangan daripada hanya sekedar mendengar teori,” kata Mentan Syahrul Yasinn Limpo.

Untuk meningkatan kompetensi bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kementan yang berada di Gowa, maka dilakukan kegiatan magang mandiri. Kegiatan magang ini merupakan upaya untuk melink and match kan antara pelaksanaan pendidikan vokasi pertanian dengan dunia usaha dan dunia industri (DuDi).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa pendidikan vokasi dilakukan oleh Kementeerian Pertanian untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator.

Berbagai upaya dilakukan untuk menghasilkan Qualifies Job Seeker dan Job Creator tersebut salah satunya melalui elatihan kerja yang dilakukan oleh mahasiswa (PKL) serta program magang. “Tak hanya itu Kementan juga meningkatkan sarana penunjang proses pembelajaran siswa/mahasiswa dan kerjasama dengan DUDI maupun instansi pendidikan lain”, ungkap Dedi.

Sementara secara terpisah, Direktur Polbangtan Howa, Syarifuddin menjelaskan kegiatan magang ini adalah upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam Polbangtan Gowa dalam menghasilkan job seeker dan job creator dan merupakan bagian dari kurikulum yang telah ditetapkan. Mahasiswa jenjang Diploma III pada Program Studi Budidaya Tanaman Holtikultura ini mjlai melakukan kegiatan magang dengan mensterilisasi Green House Rakit Apung (07/06)”, tambah Syaifuddin.

Ia pun menambahkan greenhouse merupakan sarana produksi utama dalam usahatani sayuran tak terkecuali paprika karena karakteristik tanaman yang rentan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga membutuhkan rumah khusus sebagai naungan.

“Kegiatan sterilisasi Green House Hidroponik Rakit Apung dilakukan karena tingginya serangan serangga (Aphids) pada green House Rakit apung yang menyerang tanaman Pakcoy. Sterilisasi dilaksanakan pada sore hari yakni dengan pencampuran desinfektan pada dinding kolam dan seluruh bagian green house. Agar unit Green House terbebas dari hama, penyakit/ virus untuk keberlangsungan kegiatan budidaya”, paparnya.

0
  Related Posts
  • No related posts found.