Berita

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Polbangtan Kementan Gelar Bimtek ISO

Posted by:

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas lembaga. Termasuk meningkatkan Polbangtan.

Peningkatan ini dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan dan peningkatan manajemen organisasi pendidikan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengaku menginginkan Kementan meningkatkan pelayanan publik agar sektor pertanian terus bertumbuh.

“Kita akan terus berusaha mencetak SDM Pertanian handal meneruskan dan mengisi pembangunan pertanian,” terangnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan, mesin cetak SDM unggulan ada di lembaga pendidikan dan Kementan mempunyai lembaga pendidikan vokasi.

“Pengembangan pendidikan vokasi menjadi kunci. Sebab lewat pendidikan vokasi ini bisa banyak lahir petani milenial. Output dari pendidikan vokasi adalah qualified job creator dan job seeker,” tutur Dedi Nursyamsi.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Pendidikan BPPSDMP Kementerian Pertanian (Kementan), Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus berupaya meningkatakan kapasitas dan pelayanan.

Dalam rangka meningkatkan lembaga, salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek) International organization for standardization (ISO) yang diikuti oleh 31 pegawai yang berasal dari masing-masing unit pelaksana kegiatan pendidikan pada 27-28 Oktober 2021.

Wakil Direktur Polbangtan Gowa, Kartika Ekasari, mengatakan pihaknya melaksanakan kegiatan ini untuk membuat standar-standar yang dapat dijadikan sebagai acuan penjaminan mutu kita kedepannya.

“Saya harapkan kita bersama-sama dapat berkonsentrasi selama 2 hari ini untuk menyusun perangkat yang dibutuhkan dalam rangka memperoleh sertifikat dari kegiatan ini,” ujarnya.

Bimtek diawali dengan pre test atau tes awal bagi peserta selanjutnya penyampaian materi pertama oleh narasumber yakni Sofyan, dengan materi yang disajikan yakni mengenai ISO 9001 : 2015 atau yang lebih dikenal sebagai sistem manajemen mutu.

Pada ISO 9001 : 2015 ini, ia menjelaskan mengenai siklus (Plan, Do, Check, Action) PDCA dapat diterapkan pada semua proses dan pada sistem manajemen mutu sebagai keseluruhan. Siklus PDCA dapat diuraikan secara ringkas yaitu menentukan rencana, menerapkan apa yang telah direncanakan, memantau, dan terakhir mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja proses.

Narasumber kedua adalah Ikhwan dengan materi yang disajikan mengenai ISO 21001 : 2018 atau yang dikenal sebagai sistem manajemen organisasi pendidikan. Ia menjelaskan 3 proses dalam ISO yakni : proses utama, proses penunjang, dan pengendalian sistem.

Terakhir, setelah pemaraparan materi selama 2 hari ini, dilaksanakan post test. Bimtek ini berjalan dengan lancar dan tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan.

0
  Related Posts
  • No related posts found.