Berita

Tingkatkan Mutu, Polbangtan Gowa Sosialisasikan ISO 9001:2015

Posted by:

Tuntutan stakeholder terhadap penyelenggara pendidikan semakin tinggi. Hal ini direspons Polbangtan Gowa dengan meningkatkan mutu. Salah satunya melalui sosialisasi ISO 9001:2015.

Hal ini sangat penting. Karena, keberhasilan penyelenggara pendidikan dinilai dari lulusan peserta didik yang mempunyai ketrampilan serta kemampuan beradaptasi dengan cara-cara kerja yang baru dan segala jenis lingkungan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan hal tersebut.
“Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus berusaha mencetak SDM pertanian handal dalam mengisi dan memajukan pembangunan pertanian yang lebih maju dan modern,” katanya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa mesin cetak SDM unggulan ada di lembaga pendidikan. Dan Kementan mempunyai lembaga pendidikan vokasi.

“Pengembangan pendidikan vokasi menjadi kunci. Sebab lewat pendidikan vokasi ini bisa banyak lahir petani milenial. Output dari pendidikan vokasi adalah qualified job creator dan job seeker,” tuturnya.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan , Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa melakukan Sosialisasi ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 21001:2018 (Manajemen Organisasi Pendidikan).

Direktur Polbangtan Gowa Syaifuddin, secara resmi membuka sosialisasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, bagi civitas Akademika Polbangtan Gowa yang WFH dan WFO melalui daring, Senin, 26 Juli 2021.
Standar ISO 21001: 2018 membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kepuasan peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan, serta penerima manfaat lainnya.

“Perbedaan utama dalam SNI ISO 9001:2015 dengan SNI ISO 21001:2018 yakni tingkat kepuasan. Apabila SNI ISO 9001:2015 bisa diterapkan untuk semua organisasi dan fokus kepala kepuasan pelanggan. Sedangkan SNI ISO 21001:2018 khusus untuk organisasi pendidikan serta fokus kepada kepuasan peserta didik dan pengambil manfaat lainnya,” tuturnya.

Tujuannya untuk meningkatkan kepuasan peserta didik dan pemangku kepentingan lainnya.

“Melalui penerapan yang terintegrasi antara stakeholder dengan SNI ISO 21001:2018, akan membantu membangun sektor pendidikan yang kuat dan memberikan pengaruh positif pada pembangunan SDM yang unggul,” kata Syaifuddin, pada saat pembukaan.

Berharap pelaksanaan sosialisasi, bermanfaat buat Polbangtan Gowa untuk perbaikan ke depannya, sehingga mempunyai kompetensi yang positif dan bisa diterima masyarakat baik dunia usaha maupun dunia industri.

“Oleh karena itu dibutuhkan komitmen Bersama dari seluruh unit di Polbangtan Gowa untuk menerapkan ISO ini, sehingga nantinya Polbangtan Gowa bisa menjadi Pendidikan Tinggi Vokasi terbaik dan go internasional dengan seluruh perangkat yang sudah terstandar,” tutupnya.

Hadir pada acara ini Wakil Direktur 1, 2, 3, Kabag Umum, Kabag BAAK, Kepala UPPM, Kepala SPMI, Ketua Jurusan Pertanian dan Peternakan, Kaprodi, kepala laboratorium, Kepala unit instalasi, Dosen, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) serta yang terkait dengan penyelenggaraan Pendidikan di Polbangtan Gowa.

Selaku narasumber hadir Ihwan Patiroy yang menyampaikan Standar ISO 21001: 2018 adalah sistem manajemen organisasi pendidikan yang disesuaikan dari ISO 9001: 2015.

Standar ini disusun khusus untuk sektor pendidikan dalam mencapai tujuan dan menjalankan fungsi utamanya, yaitu memberikan pendidikan yang bermutu.

0
  Related Posts
  • No related posts found.