Wujudkan profesionalisme SDM pertanian, Kementan Mantapkan Praktek Kerja Lapang

Bagikan Info

GOWA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) pertanian. Salah satu upaya melalui proses pembelajaran mahasiswa Polbangtan yaitu Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian yang profesional dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan vokasi maupun sertifikasi profesi. “SDM adalah kunci dari pembangunan pertanian. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan produktivitas maka kita harus meningkatkan dahulu SDM-nya,” katanya.

Selanjutnya Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan, dalam mewujudkan pertanian yang lebih optimal, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak itu penting, terutama melibatkan generasi tani milenial.

Senada dengan Mentan, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa, pengembangan SDM merupakan langkah awal dari proses untuk menentukan uji kompetensi yang dilakukan dapat berjalan sistematis dan objektif, yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional, dan standar khusus.

Untuk mewujudkan profesionalisme SDM pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian Indonesia, salah satu program Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa untuk meningkatkan kompetensi siswa yaitu dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Sebelum melaksanakan PKL II, Polbangtan Gowa memberikan pembekalan kepada 144 mahasiswa yang terdiri dari Program D-IV Jurusan Pertanian dan Jurusan Peternakan yang dilaksanakan di Aula Syekh Yusuf Polbangtan Gowa pada Jumat, 22 Juli 2022.

Berbeda dengan PKL I, PKL II ini diadakan untuk kegiatan pengabdian masyarakat selama 48 hari di Kabupaten Maros yang nantinya akan dibagi ke 8 Kecamatan terhitung mulai tanggal 25 Juli-4 September 2022.

Direktur Polbangtan Gowa, Syaifuddin menyampaikan tujuan khusus PKL adalah memberi bekal dan pengalaman kepada mahasiswa agar mampu melakukan wirausaha di bidang pertanian dan peternakan.

“Tujuan khusus PKL ini adalah memberi bekal dan pengalaman kepada mahasiswa agar mampu melakukan wirausaha di bidang pertanian dan peternakan, yang meliputi aspek; Pengetahuan, Keterampilan dan menumbuhkan Sikap mental/jiwa wirausaha”, papar Syaifuddin.

Syaifuddin juga berpesan kepada mahasiswa untuk membawa nama baik Institusi, di hadapan petani tidak boleh merasa pintar atau menggurui, namun mencari pengalaman dan bertukar pikiran dengan mereka.

Terakhir ditutup dengan pesan Arief Sirajuddin selaku Ketua Prodi Budidaya Hortikultura kepada mahasiswa bahwa tetap menjaga nama baik almamater.

“Jaga nama baik almamater, tetap bekerjasama dengan baik sesama peserta walaupun berbeda Jurusan, terkait PMK juga khususnya mahasiswa peternakan jika sudah ada gejala pada ternak segara laporkan, agar tetap waspada dengan wabah corona jangan lupa bawa masker dan jangan lupa juga untuk membantu bapak/ibu yang rumahnya ditempati”, tegasnya.


Bagikan Info